<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.1" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Indonesian Photographer</title>
	<link>http://indonesianphotographer.com</link>
	<description>Sekedar sebuah weblog WordPress lainnya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Feb 2010 10:03:10 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Semangat</title>
		<description><![CDATA[Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, majalah Indonesian Photo terus berbenah diri untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Rencana demi rencana selalu dilakukan dengan cara bertahap. Meski dalam perjalanannya tidak selalu berjalan mulus, bukan berarti kami “membunuh” rasa keinginan untuk menjadi majalah berkualitas dan berkelas. Kami yakin, perencanaan adalah bukti optimisme kita melihat masa depan. [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=509</link>
			</item>
	<item>
		<title>Buat Arsip Foto Dengan Benar</title>
		<description><![CDATA[Foto baik itu banyak unsurnya
Gambar penuh makna. Demikianlah aktualisasi dari foto jurnalistik dihadirkan. Foto jurnalistik tak sekadar muncul untuk memenuhi kebutuhan estetis tapi juga aspek substantif terpenting yaitu menyampaikan informasi. Dalam pencitraannya foto jurnalistik harus bisa “berkomunikasi” secara baik dengan para penikmatnya. Karena itu dalam prosesnya foto jurnalistik lahir dari kolaborasi pengetahuan, penghayatan serta pendalaman [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=508</link>
			</item>
	<item>
		<title>Kesederhanaan dan Kejujuran</title>
		<description><![CDATA[Drigo Serenade L. Tobing sadar betul, bila fotografi digital dengan segala kemudahan dan teknologinya membuat banyak orang yang sebelumnya hanya tertarik saja, kemudian berminat untuk mencoba. Siapa saja bisa memotret tanpa melihat status sosial, ekonomi, profesi, jenis kelamin, hingga usia. “Yang membedakan adalah bagaimana cara memotretnya,” ujarnya singkat. Mengapa? “Karena kita ingin melukis dengan cahaya [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=507</link>
			</item>
	<item>
		<title>Profesionalitas dan Persaingan Sehat</title>
		<description><![CDATA[“Creativity is more powerful than knowledge, for knowledge is limited while creativity embraces the entire world.” 
Kreatifitas adalah horison yang tak mengenal tepi. Banyak hal ajaib bisa terwujud karena dirangsang oleh sebuah daya cipta bernama kreatifitas. Implementasinya sendiri bisa masuk melalui semua celah lini kehidupan. Termasuk lewat dunia fotografi. Apalagi fotografi adalah sebuah dunia yang [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=505</link>
			</item>
	<item>
		<title>Magic World of Photography</title>
		<description><![CDATA[

please..
]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=504</link>
			</item>
	<item>
		<title>strobist</title>
		<description><![CDATA[Kepuasan menghasilkan foto dengan teknik pencahayaan yang diatur sedemikian rupa ini, ternyata membuat banyak orang terus ingin berkreasi memotret dengan lampu kilat. Bagaimana caranya?
Saat ini, pecinta dunia fotografi gemar sekali menggunakan teknik pencahayaan strobist yang berasal dari kata strobe (alat yang menghasilkan cahaya secara terus menerus). Flash yang biasanya di letakkan di body kamera, untuk [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=503</link>
			</item>
	<item>
		<title>The Magical Lighting of Darwis Triadi</title>
		<description><![CDATA[Berbagi Ilmu di Penghujung Tahun
Bali adalah persimpangan antara imajinasi dan kenyataan. Bak sebuah surga yang “bocor” tiap elemen yang menghiasi pulau ini mampu memercikkan keindahan menghanyutkan. Maka tak heran jika Bali terpilih untuk mengakhiri rangkaian seminar yang diselenggarakan oleh Darwis Triadi di sepanjang tahun 2009 ini. 
Atmosfir Bali yang tenang dan menyejukkan diharapkan menjadi insulin [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=502</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pemotret Tanpa Order Fotografer di Tempat Wisata</title>
		<description><![CDATA[Suhada amatlah tenar. Namanya begitu sohor di arena rekreasi Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Terutama dikalangan fotografer keliling. Hampir setiap hari, lelaki kelahiran Jakarta ini selalu memotret wisatawan saat memasuki ke pintu gerbang utama. Dan mata anak buahnya pun haruslah jeli. “Meski hanya satu wisatawan yang terlewat, maka rezeki pun berkurang,” ujarnya.
Kendati kameranya berteknologi lama [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=500</link>
			</item>
	<item>
		<title>Cyber-Shot DSC-TX1 series</title>
		<description><![CDATA[Cyber-Shot DSC-TX1 series
Kamera kompak Berteknologi tinggi
Cyber-shot terbaru DSC-TX1 dan DSC-WX1 adalah inovasi terbaru Sony yang sukses mengintegrasikan fitur baru lewat peningkatan teknologi.
Jangan pandang sebelah mata kamera poket atau kompak. Karena dalam beberapa produknya kamera kompak juga mempunyai teknologi yang tak bisa disepelakan. Seperti halnya dua kamera kompak yang baru diluncurkan Sony, Cyber-shot, DSC-TX1 dan DSC-WX1. [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=499</link>
			</item>
	<item>
		<title>Meningkatkan Visibility</title>
		<description><![CDATA[Untuk edisi kali, kita akan mengulas bagaimana cara meningkatkan visibility bila kita berada di daerah berkabut dengan memanfaatkan kamera modifikasi atau bantuan filter warna. Bicara visibility sangat tergantung kepada banyak partikel dan kepadatan partikel yang berada di atas udara. Partikel-partikel tersebut bisa berupa butiran-butiran uap air dan partikel-partikel debu. Partikel-partikel uap air yang berada diatas [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=498</link>
			</item>
	<item>
		<title>Backlight</title>
		<description><![CDATA[Sesungguhnya esensi fotografi adalah bermain dengan cahaya. Bila kita mampu memainkan dan menyiasati arah datangnya cahaya ke obyek foto dengan baik dan benar, tentu akan menarik dan menghasilkan karya fotografi yang bagus. Tapi bila kita salah, tentu hasilnya akan mengecewakan. 
Arah datangnya cahaya terhadap subyek foto memiliki beberapa kemungkinan yaitu: dari depan/ frontlight, belakang/ backlight, [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=496</link>
			</item>
	<item>
		<title>Guide Line</title>
		<description><![CDATA[Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses menentukan setiap tapak langkah kita. Yang membuat “lebih” dari langkah kita adalah kemampuan memanfaatkan waktu untuk melakukan beragam hal dengan maksimal. Baik untuk diri sendiri ataupun orang lain. Lantas, apa artinya waktu bagi kita sebagai fotografer? 
Menurut saya, sebuah foto berusaha me­nangkap waktu. Kamera, membekukan, dan meng­abadikannya. Tapi yang terekam [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=494</link>
			</item>
	<item>
		<title></title>
		<description><![CDATA[
]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=493</link>
			</item>
	<item>
		<title>Bromo Exciting 2009</title>
		<description><![CDATA[Dingin, begitulah yang dirasakan peserta Bromo Exciting 2009 Darwis Triadi School Of Photography Jakarta dan Surabaya tiba di lokasi gunung Bromo. Kegiatan yang berlangsung 4 hari 3 malam ini (31 Juli hingga 3 Agustus 2009) ini, diikuti sebanyak 20 peserta terdiri dari model dan panitia. 
Sepanjang perjalanan dari Bandara International Soekarno-Hatta Jakarta hingga Bandara Internasional [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=491</link>
			</item>
	<item>
		<title>3 Pilar Fotografi</title>
		<description><![CDATA[Kehidupan manusia merupakan perjalanan panjang, melelahkan, penuh liku-liku, dan melalui tahapan demi tahapan. Begitupun dengan perjalanan hidup saya di dunia fotografi. Kita bisa menghasilkan foto yang baik dan bagus itu bukan dikarenakan dari hasil pekerjaan kita. Tapi lebih kepada tanggungjawab moral kita sebagai fotografer kepada masyarakat.
Sama halnya dengan seorang seniman. Dia menghasilkan karya bagus dan [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=489</link>
			</item>
	<item>
		<title>Paparazzi “Musuh” Kaum Selebritas</title>
		<description><![CDATA[Profesi paparazzi tumbuh ketika konsumen dan media mulai sadar pentingnya sebuah visualisasi dalam menunjang suatu berita. Apalagi jika foto tersebut punya potensi untuk menimbulkan kontroversi
Profesi apa yang paling dibenci oleh artis dan para pesohor luar negeri. Barangkali di antara daftar yang ada, paparazzi menempati peringkat paling atas. Paparazzi, pemburu foto orang-orang terkenal untuk tujuan dikomersialkan [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=488</link>
			</item>
	<item>
		<title>Panggung Mode</title>
		<description><![CDATA[Fashion catwalk merupakan pergelaran di mana para model memperagakan busana rancangan para desainer mode sehingga para pelaku dan pecinta mode termasuk fashion journalist mengetahui konsep rancangan yang ditampilkan sang desainer. Tentu saja rangkaian busana tersebut tidak diperagakan dengan “polos”, dalam pengertian banyak komponen pendukung. Seperti: penataan panggung, background, lighting, dan koreografi agar busana dapat menarik [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=486</link>
			</item>
	<item>
		<title>Teknik Blending Mode effect</title>
		<description><![CDATA[Untuk edisi kali ini, saya akan menjelaskan beberapa teknik blending mode effect menggunakan multiply dan screen  pada photoshop. Tujuan dari teknik ini kita akan membuat sebuah foto karya fotografi menjadi lebih berdimensi. Fungsi dari blending mode multiply, membuat bagian menjadi gelap. Sedangkan di dalam blending mode screen adalah membuat sebuah gambar menjadi lebih terang. [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=480</link>
			</item>
	<item>
		<title>IPPHOS Perekam Jejak Sejarah Indonesia</title>
		<description><![CDATA[Indonesia dibentuk oleh rangkaian perjuangan yang panjang. Catatan sejarah dan rekam jejak visual dengan jelas menunjukkannya. Ketika catatan sejarah hanya bercerita lewat tataran narasi dan deskripsi, visualisasi foto mampu bergerak lebih jauh. Foto bisa menjadi saksi sekaligus pembingkai cerita masa lalu yang sahih. Banyak peristiwa penting sanggup diabadikannya menjadi bukti sejarah otentik. Bahkan bagi Indonesia [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=475</link>
			</item>
	<item>
		<title>Shaking</title>
		<description><![CDATA[Salah satu musuh terbesar fotografer adalah bergoyangnya kamera saat sedang melakukan pemotretan dan menghasilkan terjadinya shaking. Gambar shaking atau seolah terdiri dari 2 atau lebih gambar yang saling menumpuk (ghost image) disebabkan oleh shutter speed yang lambat demi mendapatkan cahaya yang lebih banyak, sehingga mengakibatkan kamera bergetar.
Akan tetapi tidak semua gambar yang shaking itu jelek. [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=472</link>
			</item>
	<item>
		<title>Good Team Work!</title>
		<description><![CDATA[Team work yang solid di dalam sebuah tim sangat penting untuk menghasilkan sebuah foto komersil yang baik.
Komunikasi dengan agency juga sangat diperlukan.
Sehingga mendapatkan output yang efisien dan maksimal.

please..
]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=468</link>
			</item>
	<item>
		<title>Konsep, Konten dan Konteks</title>
		<description><![CDATA[Dengan tetap meletakkan komitmennya pada fine art photography eksplorasi Nico terhadap sebuah proses penciptaan karya tak pernah ada habisnya
Meski mempunyai nilai tinggi, fotografi seni dianggap kurang populer dan tidak menjanjikan masa depan cerah. Baik bagi penikmat maupun pelakunya. Apalagi foto seni memang dihadirkan untuk mengungkapkan estetika dan artistika. Lepas dari tujuan praktis seperti dokumentasi jurnalistik [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=465</link>
			</item>
	<item>
		<title>Merekam Jiwa Sebuah Bangunan</title>
		<description><![CDATA[Sebagai seorang arsitek, Ia sadar betul bila dirinya sangat membutuhkan referensi dan menambah wawasannya di dunia arsitektur. “Ziarah arsitektur” ke beberapa wilayah di Indonesia dan belahan dunia lainnya ia lakukan. Seperti apa bidikkannya?
Harus diakui, foto-foto yang dihasilkan pria satu ini tampak sekali terlihat kepekaannya saat memotret sebuah bangunan. Ia sadar sekali bila dirinya harus bersabar [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=461</link>
			</item>
	<item>
		<title>Bekerja untuk Kebahagiaan</title>
		<description><![CDATA[Bagi Arbain fotografi merupakan dunia yang membuat hidupnya menjadi lebih hidup. Fotografi mengiringi langkahnya dalam ikatan sinergis yang harmonis.
Kekuatan apa yang bisa membuat seseorang begitu bahagia menikmati profesinya. Ternyata jawabannya sangat sederhana yaitu: cinta. Representasinya bisa kita lihat pada sosok Arbain Rambey dalam menjalani kesehariannya sebagai seorang pewarta foto. Mengabadikan gambar lalu menghadirkannya kepada pembaca, [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=455</link>
			</item>
	<item>
		<title>Efek Ring Flash  Pada Model</title>
		<description><![CDATA[Memotret di dalam studio atau indoor, dilihat dari sisi pencahayaan sesungguhnya lebih mudah dibandingkan dengan memotret outdoor. Memotret outdoor yang menggunakan satu sumber cahaya matahari dan datangnya hanya satu arah, tentunya fotografer tak bisa mengatur intensitas cahayanya. Pun begitu dengan arah jatuhnya cahaya matahari.
Tetapi keunggulan memotret di studio, fotografer lebih leluasa mengatur intensitas cahaya, arah [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=452</link>
			</item>
	<item>
		<title>Inspirasi, Spirit  dan Mental</title>
		<description><![CDATA[Suatu karya kreatif terkadang lahir dari sesuatu yang tak pernah kita duga sebelumnya. Semua itu bisa terjadi dalam sebuah momen yang sangat cepat. Sekali saja kita lengah, hilanglah peristiwa penting yang tak bisa diulang kembali. Itulah tantangan yang dihadapi Arbain Rambey, sebagai pewarta foto di Harian Umum Kompas. Kecintaan Arbain dengan profesinya diungkapkan ketika menghasilkan [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=449</link>
			</item>
	<item>
		<title></title>
		<description><![CDATA[
]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=448</link>
			</item>
	<item>
		<title>Melukislah Dengan Cahaya</title>
		<description><![CDATA[Hadirnya teknologi digital pada kamera telah memberi dampak positif tanpa terkecuali. Siapa saja bisa memotret tanpa melihat status sosial, ekonomi, profesi, jenis kelamin, hingga usia. Yang membedakan adalah bagaimana cara memotret. 
Meski zaman sudah canggih, bukan berarti fotografer melupakan keberadaan cahaya. Sebuah kata ampuh “Melukislah dengan Cahaya”, hingga detik ini masih menjadi tumpuan konsep dasar [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=446</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pertahankan Orisinalitas</title>
		<description><![CDATA[Melalui kamera dan cahaya, seorang fotografer dapat mengungkapka agasan dan pesan kreatifnya. Pada dasarnya fotografi adalah sebuah kegiatan melukis dengan cahaya. Pencahayaan yang baik seringkali menghasilkan foto berkualitas. 
Di sisi lain, saya melihat cahaya, fungsi cahaya bukan hanya sekadar bahan dasar foto. Tetapi saya juga melihat, dengan cahaya seorang fotografer dapat bercerita lebih baik dan [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=444</link>
			</item>
	<item>
		<title>Fotografer Harus  Punya Style Sendiri</title>
		<description><![CDATA[Kemajuan teknologi telah menginspirasi dirinya untuk mengoptimalkan dan menyandingkannya dengan fotografi. Hasilnya, ia punya style tersendiri dan sungguh menakjubkan untuk sebuah karya fotografi saat ini.
Pria satu ini, termasuk orang yang tidak takut mencoba hal baru. Termasuk memotret di dalam air. Meski pada awalnya ia dihantui sulitnya memotret underwater, kini sirna sudah pikiran itu. Bagi Kenvin [...]]]></description>
		<link>http://indonesianphotographer.com/?p=442</link>
			</item>
</channel>
</rss>
